Bismillahirrokhmanirrokhim.
Salam pena dari penulis_nurjanah enjei :)
Dunia ini luas, meskipun ada sebagian orang sering mengatakannya dengan istilah yang sudah familiar. Dunia tak seluas daun kelor. Sah-sah saja orang mau mengatakan hal demikian. Namun perlu diketahui bahwa Alloh SWT menciptakan bumi ini adalah untuk sarana seluruh manusia dalam berkeativitas, tidak hanya manusia saja, Alloh SWT pun menciptakan makhluk lainnya, seperti tumbuhan, hewan, dan lain-lain untuk menempati bumiNya sebagai sarana melangsungkan kehidupannya. Dari sekian makhluk ciptaanNya, hanya manusia lah yang Alloh SWT anugerahi akal juga perasaan sebagai pembeda dari ciptaan Alloh lainnya. Manusia diciptakan Alloh sebagai pemakmur di bumiNya, khalifatul fil ardh.
Bumi tercipta selain sebagai tempat tinggal manusia dan makhluk ciptaan Alloh lainnya juga sebagai media untuk pembelajaran umat manusia seluruhnya, melalui ayat-ayat semesta yang terhampar di bumiNya. Dari situlah manusia dituntut untuk memiliki ilmu dalam memakmurkan bumiNya Alloh. Ilmu didapatkan dari proses belajar.Orang-orang yang telah menggunakan akalnya untuk berpikir, maka merekalah yang telah mampu memahami hakikatnya sebagai manusia (Nurjanah_NJ).
Selama proses belajar yang terus menerus maka akan membuat manusia semakin pandai dan mensyukuri atas Kebesaran dan Kemaha Kuasaan Alloh SWT. Tetapi, tahukah bahwa apabila manusia yang telah pandai namun tak pernah menuulis, maka ketika raga dan rohnya telah berpisah, maka saat itu dan bergulirnya waktu seseorang tersebut akan terlupakan dari sejarah dalam peradaban. Dengan demikian maka agar engkau (manusia) mampu untuk dikenang sepanjang peradaban manusia maka menulislah. Merekam sejarah dalam kehidupan yang telah dijalani dalam bentuk tulisan (karya yang lahir dari goresan pena). Seperti yang telah dikatakan oleh seorang penulis tersohor bahwa "Sepandai apapun manusia selama dia tidak menulis maka dia akan hilang dari peradaban. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."_Pramoedya Anantatur. Sungguh luar biasa sekali, dampak dari menulis itu, jika kita merenungkan apa yang dikatakan Pramoedya Anantatur.
Masih banyak alasan-alasan yang mendorong dan melatar belakangi manusia "mengapa harus menulis ?". Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya dan faktor-faktor lain. Menulis itu berbagi, tidak hanya ilmu, tetapi bisa saja pengalaman, motivasi, inspirasi, bahkan harta yang tak ternilai harganya. Dari situlah semoga dengan kita menulis bisa menjadikan hal tersebut sebagai ladang pahala yang terus menerus mengalir dalam diri kita, tidak hanya ketika kita masih hidup saja, tetapi saat kita hanya meninggalkan nama pun di dunia ini, selama karya kita dibaca oleh orang lain, semoga pahala akan tetap mengalir. Amin amin ya robbal'alamin. Sekian dulu ya, jangan pernah bosan untuk membaca tulisan-tulisan yang aku posting. Salam bahagia dari penulis. Nurjanah_eNJei anah :) Sampai ketemu di postingan selanjutnya. Semangat :)
Wassalammu'alaikum wr wb.